BUNTOK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perkebunan (DKPP) setempat, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok) menjelang Ramadhan 1447 H.
Menurut Kepala DKPP Barsel, Ida Safitri, program tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat memperoleh akses pangan dengan harga terjangkau di tengah meningkatnya permintaan.
“Melalui GPM ini, kami ingin memberi kepastian kepada masyarakat bahwa pasokan tersedia dan harga tetap terkendali,” ujarnya saat dihubungi via WhatsApp oleh wartawan TABIRkota.com, Jumat (20/2).
Pemerintah daerah berkomitmen menjaga daya beli masyarakat melalui penyediaan komoditas strategis dengan harga di bawah pasar melalui skema subsidi yang terukur.
Berbagai komoditas yang disediakan, katanya, meliputi telur ayam ras, bawang, minyak goreng, dan gula konsumsi yang dijual lebih murah guna membantu kebutuhan rumah tangga.
“Selisih harga kita tekan agar benar-benar membantu pengeluaran rumah tangga, terutama bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah,” katanya.
Intervensi harga dilakukan secara terukur tanpa mengganggu mekanisme pasar agar stabilitas distribusi dan keberlanjutan pasokan tetap terjaga.
Komoditas tidak dibagikan secara gratis, tambahnya, tetapi dijual dengan harga yang lebih ramah agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan oleh masyarakat.
“Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah selama Ramadhan,” tambahnya.
GPM tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Barsel dalam memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi dengan harga terjangkau selama bulan suci. (am)






